yang akhir-akhir ini mengganggu pikiranku,
yang menjadi alasanku tersipu malu,
yang selalu membuat hatiku berbunga melulu.
Ini perihal kamu
yang selalu nyata dan ada di sisiku,
yang tak pernah paham bahwa aku mencandu senyummu,
yang barang sedetikpun tak henti kurindu.
Ini perihal kamu
yang menambah warna dalam hari-hariku,
yang tak henti-hentinya ada dalam pikiranku,
yang menimbulkan semburat merah jambu di pipiku.
Ini perihal kamu
yang menabur tanya pada gembur harapku,
yang menjadi pinta dalam doaku,
yang menimbulkan sepucuk keinginan memiliki dalam hatiku.
Ini perihal kamu
yang ialah bahagiaku,
tapi bukan milikku.
—R.A.C
==========
Tidak ada komentar:
Posting Komentar